Minggu, 22 November 2020

KEMBALI LATIHAN TAEKWONDO DI TENGAH PANDEMI COVID 19


Olahraga merupakan suatu bentuk aktivitas fisik yang terencana dan terstruktur yang melibatkan gerakan tubuh berulang-ulang dan olahraga sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung, paru-paru dan tubuh. Dimasa pandemi Covid-19 aktivitas olahraga merupakan hal terpenting untuk membentengi tubuh dari segala macam virus. 

Dalam masa pandemi berkepanjangan saat ini Taekwondo Lampung Barat tetap melakukan latihan rutin agar meningkatkan kemampuan dan kualitas para atlit untuk mempersiapkan kejuaraan-kejuaraan yang akan mendatang.

Latihan Taekwondo dilampung Barat dilaksanakan tetap mematuhi protokol kesehatan sebagaimana mestinya yang diterapkan pemerintah.

Dalam hal ini pelaksanaan latihan di Taekwondo Lampung Barat memfokuskan para atlit poomsae dan kyourugi  mulai dari meningkatkan kemampuan, kondosi fisik, teknik untuk menjadi taekwondoin yang handal, hal tersebut ditegaskan oleh pelatih atau disebut sabeum nim Panji Asmara Bangun.


KEKI ATIKA SITUMORANG
Mhs Universitas Teknokrat Indonesia

Selasa, 17 November 2020

BEROLAHRAGA DIMASA PANDEMI GURU-GURU SEKOLAH TRINITAS BANDAR LAMPUNG

Sekolah Trinitas Bandar Lampung


Salam Olahraga,

Dimasa pandemi Covid-19 saat ini semakin hari bertambah angka yang terkena Covid-19  maka untuk aktivitas belajar mengajar di Sekolah Trinitas Bandarlampung dialihkan mengajar dengan sistem jarak jauh dengan online atau During untuk menghindari dari penyebaran Covid-19, siswa/i melakukan proses belajar di rumah dan para guru tetap mengajar Online disekolah agar tetap lebih produktif saat mengajar.

Dengan demikian kegiatan berolahraga sangatlah penting untuk meningkatkan kekebalan tubuh untuk melakukan segala aktivitas dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, untuk itu para guru Sekolah Trinitas melakukan rutinitas kegiatan berolahraga bermain badminton atau disebut bulu tangkis setiap hari senin, rabu, dan jumat untuk mengisi waktu luang setelah melakukan kegiatan belajar mengajar. 

Kegiatan tersebut sangatlah bermanfaat apa lagi dimasa pandemi saat ini untuk meningkatkan kekebalan tubuh  dan banyak peneliti juga menujukkan manfaat jangka panjang melakukan aktivitas olahraga tidak hanya untuk sistem kekebalan tubuh saja, tetapi untuk menjaga kesehatan jantung dan paru-paru juga.

Dengan demikian kegiatan berolahraga bermain badminton dimasa pandemi bagi guru-guru Sekolah Trinitas sangatlah bermanfaat.


Keki Atika Situmorang
Mhs Universitas Teknokrat Indonesia

Minggu, 08 November 2020

UNIT KEGIATAN MAHASISWA TAEKWONDO TEKNOKRAT

Unit Kegiatan Mahasiswa Taekwondo Universitas Teknokrat Indonesia

Salam Olahraga.
Taekwnondo adalah Olahraga beladiri modern yang berasal dari korea sebagai olahraga Nasional Taekwondo yang mendepankan teknik dan seni dalam mempertahankan dalam suatu pertandingan dan Taekwondo juga membentuk suatu kedisiplinan bagi setiap individu yang dapat mengikuti cabang olahraga tersebut, begitu juga dengan adanya Unit Kegiatan Mahasiswa di universitas Teknokrat Indonesia yang dibentuk mengedepankan kedisiplinan, ke akraban dan prestasi. Salah satu unit kegiatan mahasiswa Teknokrat yaitu UKM Taekwondo yang saat ini tetap melanjutkan latihan untuk persiapan-persiapan kejuaraan ajang nasional. 
Mengingat kembali masa pandemi Covid 19 yang begitu membahayakan bagi kesehatan selama beraktivitas jika  berada ditempat keramaian. Covid 19 atau disebut Virus Corona merupakan virus yang membahayakan bagi manusia karena dapat mengakibatkan kematian jika tertular virus.

Dan kemudian kembali aktif dalam bulan terakhir ini, pemerintah membuka dan  melaksakan new normal bagi mahasiswa sudah diperizinkan untuk kembali kuliah. 
kemudian mulai tanggal 21 september 2020 unit kegiatan mahasiswa Taekwondo mulai aktif kembali melaksanakan latihan rutinitas di Universitas Teknokrat Indonesia dengan mematuhi protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona dengan tujuan latihan untuk mempersiapakan bagi para atlit Unit ketiatan mahasiswa Taekwondo Teknokrat untuk mengikuti ajang kejuaraan yang akan mendatang.
Dengan tetap terlaksannya latihan Taekwondo dikampus Teknokrat juga bermanfaat untuk tetap melaksanakan aktivitas berolahraga untuk dapat membentengi tubuh meningkatkan imun agar tidak tertular virus corona.
dengan demikian kampus Universitas Teknokrat sangat mendukung bagi mahasiswa berprestasi ditingkat regional, nasional dan internasional dengan kampus sang juara yang telah menjadi kampus terbaik sesumbagsel.


Virus dapat tertular jika  ketika berjabat tangan dengan orang yang terkena virus corona dapat juga tertular melalui droplet atau air liur ketika orang berbicara. Maka dengan keaadaan pandemi saat ini sangatlah berbahaya virus corona, karena semakin meningkat angka jumlah penderita yang terkena virus corona maka Universitas Teknokrat Indonesia melockdown segala aktivitas perkuliahan dan kegiatan Mahasiswa dilingkungan kampus selama 6 bulan lamanya belakangan ini dialihkan dengan belajar sistem jarak jauh atau During.


Penulis : Keki Atika Situmorang (Mhs Univ Teknokrat Indonesia)

Senin, 26 Oktober 2020

TUTORIAL LATIHAN BASKET ATLIT CACAT KURSI RODA

Bola basket kursi roda adalah bola basket yang dimainkan oleh orang-orang dengan berbagai cacat fisik yang mendiskualifikasi mereka dari bermain olajhraga yang sehat. Ini termasuk spina bifida, cacat lahir, cerebral palsy, lumpuh karena kecelakaan, amputasi (kaki, atau bagian lain), dan banyak cacat lainnya. 


Wanita disabilitas Afghanistan bermain bola basket di atas kursi rodanya di Pusat Ortopedi
 Komite Internasional Palang Merah di Kabul, Afghanistan, 7 Februari 2020. REUTERS/Omar Sobhani

Dimasa Pandemi covid 19 bukanlah suatu penghalang bagi para atlit berkebutuhan khusus untuk melakukan aktivitas olahraga, wanita disabilitas afganistan tetap melaksanakan bermain bola basket diatas kursi rodanya. dengan demikian dapat meningkatkan teknik dalam bermain dan imunitas dalam kegiatan sehari-hari.

Induk organisasi basket kursi roda di India, The Wheelchair Basketball Federation of India atau WBFI berusaha membuat atletnya tetap berlatih dan produktif selama pandemi Covid-19. Salah satunya melalui kegiatan latihan terpusat di media daring.

"Kami membuat tutorial video berlatih dengan berbagai perabotan yang ada di rumah, misalkan botol air mineral," ujar Presiden Wheelchair Basketball Federation of India, Madhavi Latha seperti dikutip dari The Hindu, Selasa 20 Oktober 2020. Video tutorial latihan tersebut diunggah WBFI ke media sosial mereka.

Beberapa hari kemudian, pengurus organisasi itu menggelar diskusi virtual untuk mengecek kondisi para atletnya. Untuk meningkatkan kemampuan teknik bermain basket, WBFI menugaskan tiga sampai empat wasit untuk memantau latihan para atlet setiap hari. Caranya, para atlet basket kursi roda ini diminta melakukan gerakan menggiring bola, menembak bola, atau bermanuver di atas kursi roda dengan durasi tertentu melalui komunikasi video.

"Ini salah satu cara kami memantau fleksibilitas dan menjaga kondisi fisik para atlet," kata Madhavi Latha. "Kami juga menerapkan beberapa latihan, seperti push up serta olah tubuh bagian atas."

Madhavi Latha adalah mantan atlet renang Paralimpyc yang meraih medali emas dalam beberapa ajang pertandingan nasional maupun internasional. Kendati sudah merancang program latihan digital seintensif mungkin, Madhavi Latha berpendapat hasil yang diperoleh tidak akan sebaik latihan fisik secara langsung.


Reporter: 
Editor    : 

Rini Kustiani

sumber :TEMPO.COJakarta https://difabel.tempo.co/read/1398931/konsep-panti-sosial-untuk-difabel-psikososial-sebaiknya-ganti-menjadi-asrama

Selasa, 29 September 2020

CERPEN BIOGRAFI

 

it's me keki atika situmorang

Hi perkenalkan nama saya KEKI ATIKA SITUMORANG saya biasa disapa dengan sebutan nama butet karena saya asli keturunan jong Bataknese orang tua saya orang batak asal dari medan merantau ke Lampung dan saya lahir pada tanggal 20 April 1999 dibesarkan tepatnya di desa Simpang Luas Kecamatan Batu Ketulis Kabupaten lampung barat.

Saya dibesarkan dengan kedua orangtua yang begitu sangat luar biasa mereka orangtua hebat  yang selalu menyebut nama ku disetiap doa dengan mendidik keras dan selalu mendukung segala kegiatan yang dilakukan anak-anaknya  dan dalam artian tidak ada pembeda anak pertama, kedua, ketiga, keempat, kelima semua sama tidak ada yang namanya anak dimanja anak kesayangan. Dari kecil diajarkan mulai harus bisa menyesuaikan lingkungan sifat tingkah laku yang baik sikap tolong menolong, penuh kasih yang harus dilakoni. Bapak saya yg bernama F. Situmorang dan Ibu saya S. Marbun. Saya anak ke-5 dari lima bersaudara bisa disebut saya sibungsu dalam bahas batak (Siampudan).

saya yang memiliki pribadi periang, pemberani, semangat, mudah bergaul, senang dapat teman baru, iri hati, tidak suka melihat orang lain yg dapat melakukan sesuatu hal makanya sering iri dalam hati pokoknya saya juga harus bisa lebih dari dia (oranglain), dan kadang saya mudah menyesuaikan dengan lingkungan itu lah kepribadian sifat saya.

Pada tahun 2005 saya mulai menempuh pendidikan awal saya di TK DHARMA WANITA Simpang Luas, saat TK saya malah memiliki teman dekat laki-laki bukan perempuan karena dulu saya sejak kecil terlihat seperti cewek tomboy, teman saya yang bernama Okta riyandi, Dendi rais, David martua, David simamora adalh teman saya yg sering diajak main kelereng, gambaran, petak umpat, karet lompat dll. Masa ini belum ada kenal Gadjet jadi masa yang menyenangkan.

Pada tahun 2006 saya mulai memasuki sekolah dasar SD, saya sekolah di SD Negeri 2 Bakhu tidak jauh TK saya dulu masih dalam satu kompleks lingkungan dengan SD. Masa ini paling ekstrim tidak pernah yang namanya nilai rapot kebersihannya A selalu C, karena berteman dengan laki-laki seringnya main lari-larian jadi keringatan baju putih berkerah sering ada cap tulisan tegak bersambungnya padahal rajin mandi setiap pagi tapi dileher hitam berdakhi lagi. Tapi masa SD Pernah jadi Bintang Olahraga mulai dari SD suka dengan Olahraga, saya dari kelas 3 SD sudah sering untuk memimpin senam setiap jumatnya, saat 17 ikut lomba terus, lomba main catur, bola voli, tenis meja ya walapun jarang bisa dapet juara 1 metok juara 2, 3 karena saingan dari sekolah lain yang begitu lebih jagonya.  Pernah ikut beladiri karate tapi hanya sebentar saja masi sabuk putih saat mau naik sabuk kuningpelatih pindah domisili jadi saya tidak pernah lagi mengikuti karate. Saat sekolahSaya juga sering menjadi pemimpin upacara setiap seninnya, saya termasuk murid Favorit guru olahraga sewaktu SD karena sulit untuk menjadi murid favorit guru matematika haha.  Masa SD yang menyenangkan saya sering main PS Three sama susi bolos les untuk menghindar mata pelajaran matematika, dan paling serunya berpetualang sama teman susi dan dendi ke sungai-sungai, bendungan  kehutan-hutan itulah cerita singkat masa SD yang belum kenal mainan gadjet.

Pada tahun 2011 saya melanjutkan sekolah kejenjang SMP sekolah menengah pertama di SMP Negeri 1 Belalau, diawal masuk sekolah menikuti rangakaian masa orientasi sekolah atau biasa disebut MOS nah masa ini paling unik pakai atribut aneh-aneh kalung terong bawang cabelah, topi dari pot bunga, kaoskaki warna sebelah kiri hitam sebelah kanan putih, rambut di kepang sebanyak jumlah usia,  dicomblangin ke teman peserta mos lainnya kan bingung dulu belum tau apa itu pacaran awal masuk smp, masa MOS saya ikut pemilihan muli mekhanay, tapi saya gagal saya jadi terpilih peserta MOS terfavorit saat itu karena saya menampilkan bakat bernyanyi dan selalu menerima tantanga yang di beri kakak Osis. Dan saat kelas 2 smp saya terpilih menjadi anggota Osisi dan aktif diorganisasi Osis dan di ekstrakuliler basket, voli, catur, tenis meja, badminton, sering diikuti O2SN tapi selalu gagal belum nasib. Dan di kelas 2 smpjuga saya pernah mendapatkan juara 2, dan naik kls 3 saya gak pernah dapet juara lagi hanya masuk 4 besar saya karena saya dipindahakan kelasnya yang isinya anak pinter semua ya itulah singkat cerita masa SMP.

Pada tahun 2014 kembali melanjutkan sekolah SMA sekolah menengah pertama di SMA Negeri 1 Belalau masa seru, asik belum pulang kerumah kalau belum sore.  Masa putih abu-abu teman rumpi, teman organisasi, teman ekskul ada semua asik2. saya aktif di organisasi Paskibra dan aktif di ekstrakulikuer masih sama dengan masa SMP, basket, voli, futsal. Saya mengikuti paskibra dan pernah mengibarkan bendera di kecamatan Belalau dan menjadi pasukan 8 saat itu pengalaman yang paling bersejarah bisa menjadi bagian acara dalam rangka memperingati HUT RI dan tahun berikutnya saya mengikuti seleksi pemilihan paskibraka kabupaten namun saya gagal karena postur tubuh yang pendek jadi tidak masuk kategori tinggi, sempet kecewa tapi yowesben tetap semangat. Kegiatan ekstrakulikuler yang pernah saya ikuti basket hanya sebentar karena, sudah tidak ada pelatih lagi yang bisa melatih, dan voli hanya berangkat untuk sparing partner saja dengan sekolah lain. Badminton sekali ikut O2SN saat itu gagal juga juara 4, tapi gak masuk kategori juara, dan catur juga kalah tidak pernah menang. Dimasa SMA sangat jarang ada event kejuaran. Saat mkks mengikuti perlompaan futsal putrid juga menang karena tidak ada lawanya haha.  Masa SMA niat untuk membanggakan orangtua bisa ikut segalam macam kegiatan tapi hasil tidak berbuah dengan baik. Dan masuk kelas 3 karena sekolah tidak mengijinkan lagi siswa kelas 3 untuk aktif diekskul maupun organisasi jadi  saya sudah tidak banyak aktif di ektrakulikuler hanya di voli saja dan di paskibra saja. Dan saya juga sudah mulai fokus untuk mengikuti kejenjang selanjutnya sewaktu kelas 3 semester akhir sudah sibuk mempersiapkan untuk pendaftaran masuk keperguruan tinggi  waktu itu mencoba mendaftar kesalah satu perguruan tinggi melalui sbmptn namun tetap gagal, itulah singkat cerita SMA.

Pada tahun 2017 dan setelah lulus saya mencoba tes ke salah satu perguruan Tinggi yaitu Universitas Teknokrat Indonesia Puji Tuhan saya diterima dikampus ini dengan jurusan Pendidikan Olahraga. Saya masih sangan awam dengandunia pendidikan tentang keolahragaan karena sebelumnya hanya tahu olahraga Cuma ya olahraga ternyata banyak sekali ilmu tentang keolahragaan ini, masuk jurusan olahraga untuk menghindari matematika ternya masih saja tetap ada teori dengan mencakupan matematika. Dan juga masuk dijuran pendidikan olahraga harus memiliki cabor  atau cabang olahraga masing perindividu mahasiswa yang harus dimuliki selama kuliah.  Mulai masuk kampus mengikuti rangkaian kegiatan Propti selama 3 hari mula disi dapet teman-teman baru. Masuk semester 1  karena harus memiliki cabor maka saya menekuni bakat saya dibidang olahraga, saya mencoba untuk masuk ke ukm unit kegiatan mahasiswa voli disini saya kurang untuk dapat meningkatkan kemampuan saya divoli dan juga saingannya sangat banyak, sama begitu juga masuk ke ukm basket kemampuan saya jauh dibawah teman-teman saya yang sudah menjadi atlit sebelummasuk kuliah. Bingung untuk cabang olahraga apa yang harus saya tekuni, singkat cerita sama orangtua (bapak) karena bapak suka menonton tinju dan MMA disuruhlah ikut beladiri dan beladiri yang saya ikuti yaitu Taekwondo saat itu saya bingung dan terheran-heran untuk mengikuti latihan yang ekstrim dari fisik, mental semua diuji, selama itu saya dapat mengikuinya engan baik  dan selama mengikuti UKM Taekwondo saya pernah mengikuti 4 kejuaraan diantar daerah dan nasional yaitu Saburai CUP2017 untuk pertama kalinya mengikuti kejuaraan , Begawi CUP ditahun2018, Prasmul Olimpic 2018, dan The Kick Championship Indonesia 2019 Puji Tuhan bisa mendaatka juara.  Saat proses perkuliahan ternyata kuliah itu rumit karena jurusannya lebih kependidikan untuk menjadi pendidik mulai dari belajar membuat RPP, microteaching dll. Saat ini semester 7 dan lebih semangat lagi Semoga rejeki saya di kampus ini dan dijurusan ini berpihak pada saya amin.

Itulah singkat cerita biografi yang belum terselesaikan dengan baik. Semoga terinspirasi dengan cerita. Thank you